Doa dan Dzikir Pilihan


DZIKIR DAN DOA UNTUK HAJAT DAN ORANG SAKIT


1. ISTIGHFAR (MEMOHON AMPUNAN)

Lafal Arab

أَسْتَغْفِرُ اللَّهَ الْعَظِيمَ الَّذِي لَا إِلَهَ إِلَّا هُوَ الْحَيُّ الْقَيُّومُ وَأَتُوبُ إِلَيْهِ

Latin

Astaghfirullāhal-'Azhīmalladzī lā ilāha illā huwal-Ḥayyul-Qayyūmu wa atūbu ilaih.

Artinya

"Aku memohon ampun kepada Allah Yang Maha Agung, yang tiada Tuhan selain Dia, Yang Maha Hidup dan Maha Berdiri Sendiri, dan aku bertaubat kepada-Nya."

Keutamaan

Rasulullah ﷺ bersabda:

"Barang siapa memperbanyak istighfar, Allah akan menjadikan baginya jalan keluar dari setiap kesempitan, kelapangan dari setiap kesedihan, dan memberinya rezeki dari arah yang tidak disangka-sangka."

(HR. Abu Dawud)


2. DZIKIR HASBUNALLAH

Lafal Arab

حَسْبُنَا اللَّهُ وَنِعْمَ الْوَكِيلُ

Latin

Ḥasbunallāhu wa ni'mal wakīl.

Artinya

"Cukuplah Allah bagi kami dan Dia sebaik-baik Pelindung."

Dalil

"Orang-orang yang berkata: Cukuplah Allah bagi kami dan Dia sebaik-baik Pelindung."

(QS. Ali Imran: 173)


3. DZIKIR TAUHID

Lafal Arab

لَا إِلٰهَ إِلَّا اللَّهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ

Latin

Lā ilāha illallāhu waḥdahū lā syarīka lah, lahul mulku wa lahul ḥamdu wa huwa 'alā kulli syai'in qadīr.

Artinya

"Tiada Tuhan selain Allah semata, tiada sekutu bagi-Nya. Milik-Nya segala kerajaan dan pujian. Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu."


4. DOA NABI YUNUS UNTUK KESULITAN DAN HAJAT

Lafal Arab

لَا إِلٰهَ إِلَّا أَنْتَ سُبْحَانَكَ إِنِّي كُنْتُ مِنَ الظَّالِمِينَ

Latin

Lā ilāha illā anta subḥānaka innī kuntu minaẓ-ẓālimīn.

Artinya

"Tiada Tuhan selain Engkau. Maha Suci Engkau. Sesungguhnya aku termasuk orang-orang yang zalim."

Dalil

"Maka Kami memperkenankan doanya dan menyelamatkannya dari kesedihan."

(QS. Al-Anbiya': 88)


5. SHALAWAT NABI

Lafal Arab

اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ

Latin

Allāhumma ṣalli 'alā Sayyidinā Muḥammad wa 'alā āli Sayyidinā Muḥammad.

Artinya

"Ya Allah, limpahkanlah rahmat kepada junjungan kami Nabi Muhammad dan keluarga beliau."


6. DOA MEMOHON KEMUDAHAN HAJAT

Lafal Arab

اللَّهُمَّ لَا سَهْلَ إِلَّا مَا جَعَلْتَهُ سَهْلًا وَأَنْتَ تَجْعَلُ الْحَزْنَ إِذَا شِئْتَ سَهْلًا

Latin

Allāhumma lā sahla illā mā ja'altahu sahlā, wa anta taj'alul-ḥazna idzā syi'ta sahlā.

Artinya

"Ya Allah, tidak ada kemudahan kecuali yang Engkau jadikan mudah. Dan Engkau mampu menjadikan kesulitan menjadi mudah apabila Engkau menghendaki."

(HR. Ibnu Hibban)


7. DOA UNTUK ORANG SAKIT

Lafal Arab

اللَّهُمَّ رَبَّ النَّاسِ أَذْهِبِ الْبَأْسَ وَاشْفِ أَنْتَ الشَّافِي، لَا شِفَاءَ إِلَّا شِفَاؤُكَ، شِفَاءً لَا يُغَادِرُ سَقَمًا

Latin

Allāhumma Rabban-nās adzhibil-ba'sa wasyfi anta asy-Syāfī, lā syifā'a illā syifā'uka, syifā'an lā yugādiru saqamā.

Artinya

"Ya Allah, Tuhan seluruh manusia, hilangkanlah penyakit ini. Sembuhkanlah, Engkaulah Maha Penyembuh. Tidak ada kesembuhan selain kesembuhan dari-Mu, yaitu kesembuhan yang tidak meninggalkan penyakit sedikit pun."

(HR. Bukhari dan Muslim)


8. DOA NABI AYYUB UNTUK KESEMBUHAN

Lafal Arab

أَنِّي مَسَّنِيَ الضُّرُّ وَأَنْتَ أَرْحَمُ الرَّاحِمِينَ

Latin

Annī massaniyadh-dhurru wa anta arḥamur-rāḥimīn.

Artinya

"Sesungguhnya aku telah ditimpa penyakit dan Engkau adalah Yang Maha Penyayang di antara semua penyayang."

(QS. Al-Anbiya': 83)


9. AYAT SYIFA' (AYAT PENYEMBUHAN)

Lafal Arab

وَنُنَزِّلُ مِنَ الْقُرْآنِ مَا هُوَ شِفَاءٌ وَرَحْمَةٌ لِلْمُؤْمِنِينَ

Latin

Wa nunazzilu minal-Qur'āni mā huwa syifā'un wa raḥmatun lil-mu'minīn.

Artinya

"Dan Kami turunkan dari Al-Qur'an sesuatu yang menjadi penawar dan rahmat bagi orang-orang yang beriman."

(QS. Al-Isra': 82)


10. SURAH AL-FATIHAH UNTUK RUQYAH DAN KESYEMBUHAN

Arab

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ

الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ

الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ

مَالِكِ يَوْمِ الدِّينِ

إِيَّاكَ نَعْبُدُ وَإِيَّاكَ نَسْتَعِينُ

اهْدِنَا الصِّرَاطَ الْمُسْتَقِيمَ

صِرَاطَ الَّذِينَ أَنْعَمْتَ عَلَيْهِمْ غَيْرِ الْمَغْضُوبِ عَلَيْهِمْ وَلَا الضَّالِّينَ

Artinya

"Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang..." hingga akhir surah.

Dalam hadis sahih, Surah Al-Fatihah digunakan para sahabat sebagai ruqyah dan Rasulullah ﷺ membenarkannya (HR. Bukhari).