Berikut penjelasan secara urut dari isi dzikir dan doa pada artikel tersebut, disertai dasar dalil Al-Qur'an/Hadis dan kisah yang pernah terjadi terkait amalan tersebut.
1. Istighfar
Bacaan:
Astaghfirullāhal-'Aẓīm alladzī lā ilāha illā Huwa al-Ḥayyul-Qayyūm wa atūbu ilaih.
Makna:
Memohon ampun kepada Allah dan menyatakan taubat kepada-Nya.
Dalil:
Allah memerintahkan hamba-Nya untuk beristighfar dan bertaubat (QS. Hud: 3).
Rasulullah ﷺ sendiri beristighfar lebih dari 70 kali sehari dalam riwayat sahih.
Kisah:
Nabi Adam AS setelah melakukan kesalahan memohon ampun kepada Allah. Allah menerima taubat beliau. Ini menjadi pelajaran bahwa istighfar adalah jalan kembali kepada Allah.
2. Hasbunallah wa Ni'mal Wakil
Bacaan:
Hasbunallāhu wa ni‘mal-wakīl.
Makna:
"Cukuplah Allah sebagai penolong kami dan sebaik-baik pelindung."
Dalil:
Disebutkan dalam QS. Ali Imran ayat 173.
Kisah:
Ketika Nabi Ibrahim AS dilempar ke dalam api oleh Raja Namrud, beliau menyerahkan diri sepenuhnya kepada Allah. Para ulama menjelaskan bahwa beliau mengucapkan kalimat tawakal ini sehingga Allah menjadikan api itu dingin dan menyelamatkannya.
3. Dzikir Tauhid
Bacaan:
Lā ilāha illallāhu waḥdahū lā syarīka lah...
Makna:
Menegaskan keesaan Allah dan kekuasaan-Nya atas segala sesuatu.
Dalil:
Rasulullah ﷺ bersabda bahwa dzikir ini termasuk dzikir yang paling utama dan memiliki pahala yang sangat besar.
Kisah:
Kalimat tauhid menjadi inti dakwah seluruh nabi, mulai dari Nabi Nuh AS, Ibrahim AS, Musa AS hingga Nabi Muhammad ﷺ.
4. Doa Nabi Yunus
Bacaan:
Lā ilāha illā Anta subḥānaka innī kuntu minaẓ-ẓālimīn.
Dalil:
QS. Al-Anbiya ayat 87.
Kisah:
Nabi Yunus AS meninggalkan kaumnya sebelum mendapat izin Allah. Beliau kemudian ditelan ikan besar. Dalam kegelapan perut ikan, laut, dan malam, beliau berdoa dengan doa ini. Allah mengabulkan doanya dan menyelamatkannya.
Pelajaran:
Doa ini sangat dianjurkan ketika menghadapi kesulitan dan merasa banyak kekurangan.
5. Shalawat kepada Nabi Muhammad ﷺ
Bacaan:
Ṣallallāhu ‘alā Muḥammad.
Makna:
Memohon rahmat dan kemuliaan untuk Rasulullah ﷺ.
Dalil:
QS. Al-Ahzab ayat 56 memerintahkan orang beriman untuk bershalawat kepada Nabi.
Kisah:
Para sahabat sangat menjaga amalan shalawat. Dalam hadis disebutkan bahwa satu kali shalawat akan dibalas Allah dengan sepuluh rahmat.
6. Doa Nabi Ayyub
Bacaan:
Annī massaniyad-ḍurru wa Anta Arḥamur-Rāḥimīn.
Dalil:
QS. Al-Anbiya ayat 83.
Kisah:
Nabi Ayyub AS mengalami sakit berat bertahun-tahun, kehilangan harta dan keluarga. Namun beliau tetap sabar dan tidak mengeluh kepada manusia. Setelah berdoa dengan penuh kerendahan hati, Allah menyembuhkan penyakitnya dan mengembalikan nikmat yang pernah hilang.
Pelajaran:
Kesabaran dan keyakinan kepada Allah akan mendatangkan pertolongan.
7. Ayat Syifa
Bacaan:
Wa nunazzilu minal-Qur'āni mā huwa syifā'un wa raḥmatun lil-mu'minīn.
Dalil:
QS. Al-Isra ayat 82.
Makna:
Al-Qur'an merupakan penawar dan rahmat bagi orang beriman.
Kisah:
Dalam hadis sahih, sekelompok sahabat pernah meruqyah seorang kepala suku yang tersengat binatang berbisa dengan membaca Surah Al-Fatihah. Atas izin Allah, orang tersebut sembuh.
8. Doa Kesembuhan
Bacaan:
Allāhumma Rabban-nās, adhhibil-ba'sa, wasyfi Antasy-Syāfī...
Dalil:
Hadis sahih riwayat Bukhari dan Muslim.
Kisah:
Rasulullah ﷺ sering membacakan doa ini ketika menjenguk orang sakit, baik keluarga maupun sahabat.
Pelajaran:
Kesembuhan hakikatnya datang dari Allah, sedangkan obat hanyalah sarana.
9. Doa Kemudahan
Bacaan:
Allāhumma lā sahla illā mā ja‘altahū sahlā...
Dalil:
Hadis yang diriwayatkan oleh para ulama hadis, digunakan oleh Rasulullah ﷺ ketika menghadapi urusan yang berat.
Kisah:
Para ulama dan salafus saleh sering mengamalkan doa ini sebelum belajar, berdakwah, bepergian, atau menghadapi persoalan besar.
Pelajaran:
Tidak ada kesulitan yang tidak dapat Allah mudahkan.
10. Doa untuk Orang Sakit dan Kaum Muslimin
Bacaan:
Allāhumma isyfi marḍānā wa marḍal-muslimīn...
Makna:
Memohon kesehatan bagi diri sendiri dan seluruh kaum muslimin.
Dalil Umum:
Rasulullah ﷺ mengajarkan agar seorang muslim mendoakan saudaranya, karena malaikat akan mengaminkan dan mendoakan hal yang sama untuk dirinya.
Kisah:
Para sahabat senantiasa mendoakan sesama muslim, terutama ketika terjadi wabah, peperangan, atau musibah.
11. Doa Sapu Jagat
Bacaan:
Rabbanā ātinā fid-dunyā ḥasanah wa fil-ākhirati ḥasanah wa qinā ‘adzāban-nār.
Dalil:
QS. Al-Baqarah ayat 201.
Kisah:
Doa ini merupakan salah satu doa yang paling sering dibaca Rasulullah ﷺ karena mencakup seluruh kebaikan dunia dan akhirat.
Makna Kebaikan Dunia:
Kesehatan
Rezeki halal
Keluarga saleh
Ilmu bermanfaat
Makna Kebaikan Akhirat:
Ampunan Allah
Surga
Keselamatan dari neraka